mAHkota sANg wANiTa..
>> Selasa, 22 September 2009
Beberapa bulan yang lalu, saya sempet seminggu lewat nge-kost dirumah sakit karena DBD,...
Waktu berlalu,...
Namun saya baru merasakan efek sampingnya beberapa minggu yang lalu, yaitu kerontokan rambut.
Awalnya saya kira hanya rontok biasa, namun lama-kelamaan kenapa semakin banyak dan tak terkendali?
Lalu saya coba2 untuk terapy dengan shampoo, conditioner, dan serum untuk Hair Fall Therapy.
Namun setelah 2 minggu tidak terlihat perubahan sedikitpun saya beralih pada yang lain, saya mencoba serum yang lebih kuat lagi Hair Growth Serum beserta shampoo dan conditionernya, namun setelah hampir satu bulan tidak ada perubahan sedikitpun juga. Padahal janjinya dalam seminggu kerontokan rambut akan berhenti, dan dalam 2 minggu pemakaian rambut akan mulai tumbuh kembali. Namun janji tinggallah janji....
Akhirnya rambut yang sudah susah payah dipanjangkanpun harus dibabat untuk menghindari kerontokan yang lebih parah lagi.
Dan beberapa teman saya yang sudah membuktikannya pun menyarankannya. Terlebih lagi orangtua saya yang senang sekali dengan pengobatan tradisional pun mulai berceloteh tentang macam2 perawatan rambut yang berasal dari alam.
Dan salah satunya adalah minyak kemiri ini....
Minyak Kemiri sudah populer dikalangan orang tua kita dulu, dan direkomendasikan untuk mengatasi berbagai macam masalah rambut. Mulai dari penyubur rambut, menghitamkan dan menebalkan rambut, menghilangkan ketombe, bahkan menghentikan kerontokan rambut.
Jaman sekarang minyak kemiri sudah hampir tidak populer di telinga kita lagi, hal ini disebabkan perkembangan teknologi dan susahnya memperoleh minyak kemiri yang di olah secara tradisional.
Selain proses pembuatannya yang agak rumit dan ribet, orang-orang juga malas untuk membuatnya.
Beruntung, kita dapat membeli minyak kemiri yang sudah dijual dalam bentuk kemasan dibeberapa toko2 atau supermarket yang menyediakannya. Namun jika teman2 ingin membuatnya langsung juga boleh saja.
Ada 2 cara pembuatan minyak kemiri secara tradisional :
- Ambil daging biji kemiri sebanyak 1/4 kg, tumbuk sampai halus, masukkan ke dalam panci. Tambahkan 1 gelas air bersih sambil diaduk, panaskan campuran tersebut di atas api sampai mendidih dan keluar minyaknya. Untuk mengambil minyaknya, setelah dingin peras dan saring dengan menggunakan sepotong kain. Setelah minyak kemiri terkumpul, panaskan sampai mendidih kembali. Dinginkan, dan minyak kemiri siap digunakan. (Jika biji kemiri diperas dalam kondisi panas, minyak yang keluar berwarna gelap dan baunya kurang sedap).
- Atau kemiri yang mentah disangrai (goreng tanpa minyak). lalu ditumbuk sampe keluar minyaknya.
Nah, sekarang saya mo mencobanya dulu y...
Mo coba bareng2? Yuksss.....
Regards,
-nEEzziE-
Read more...
